POCOYO  

Kamis, 05 Juni 2008








POCOYO







Pocoyo adalah sebuah kartun serial yang ditayangkan di Playhouse Disney Asia.
Ceritanya tentang kehidupan sehari - hari dari Pocoyo dan teman temannya.
Wait, this is a kids movie,isn't it? well yes it is.....Tapi kalo ditonton orang dewasa juga bisa kok (gw aja nonton,haha)

kenapa gw rela nonton film beginian?
Klo masalah cerita sih yaa standar cerita anak - anak lah..
yang bikin ketagihan itu karakternya yang lucu..
animasinya bener2 halus banget ga seperti kartun di cartoon network yang gambarnya bikin pusing. Film ini juga ga nampilin background, jadinya putih doang (simple but fresh)
Satu lagi, tata suaranya bagus banget....musiknya tuh easy listening banget (kayak lagunya band2 ajaib :p)
Pokoknya film ini cocok ditonton buat refreshing kalo kepala lagi pusing....

Just try it and i'm sure you'll like it :)

Top Ten Antivirus 2008  

1. BitDefender
2. Kaspersky
3. ESET Nod32
4. AVG
5. F - Secure
6. Trend Micro
7. McAfee
8. Norton
9. CA
10. Norman

data dari sini

weh, antivirus saya kok urutan ke 7...kalah lg ma AVG......

Talk Like Cinta  

who yang chidhak kenal chinca lawra?

chekarang kamyu - kamyu bicha speak chepelchi chinca lawra dhengan dictionary talk like chinca.

wow fantastic.

charanya myudhah and easy kok. chinggal come ke chichuchnya and kechik what chaja dhi chranchlachor, makanya come aja ke chichuch dhi below ini.

Talk Like CintaTM

Pick-up artists  

Apa itu pick-up artist?

ternyata bukan orang yang hobinya jadi kuli angkut, tapi PUA adalah sebutan buat cowo yang jago dapetin cewe.....hohoho

Pick - up artists ini punya suatu komunitas tempat mereka terkumpul dan di komunitas tersebut mereka biasanya ngepost field report mereka (buat pamer ato gmn :p) dan juga sharing antar PUA

gimana bisa? ternyata itu semua ada ilmu dan tekniknya (kebanyakan dari psikologi) dan bisa dipelajari semua orang.

Ada yang tertarik mendalami ilmu ini?
sumbernya banyak kok, cari aja komunitasnya yang di Indonesia (ada kok) trus selanjutnya terserah anda.....

more about PUA.........ntar aja ya, saya masih cetek ilmunya >_<

more about blue energy  

Selasa, 03 Juni 2008

melanjutkan dari artikel sebelumnya......apaan sih sebenernya blue energy?
karena dari google indonesia kebanyakan isinya cuma artikel, jd saya ambil dari sumber bahasa Inggris aja biar cepet,haha (gampang kok bhs inggrisnya).......

Blue energy is a term for the method of generating electricity through the convergence of both fresh and salt water. The technology is based on reverse electrodialysis or osmosis where a fluid concentration which is higher than another will automatically pass through a semi permeable membrane in order to equalize all of the fluid.

Blue energy employs a large artificial semi-permeable membrane to create reverse electrodialysis from natural marine resources. The energy that results can be used to generate electricity. The only byproduct of blue energy is brackish water. Brackish water is simply a combination of fresh and salt water which naturally occurs in an estuary (suatu tempat dimana airnya perpaduan dari fresh and salt water).

Blue energy is only useful in certain geographical areas. The only way to create blue energy other than in a laboratory is at an estuary, where fresh water river currents and the saline tides of the ocean meet at the river’s mouth. Though the technology of blue energy has been understood for quite sometime, manufacturing the membranes was far too expensive to become a practical energy alternative. Recently, more economical membranes have been developed which will allow blue energy technology to begin being implemented in suitable environments. Currently blue energy is being used successfully in the Netherlands.

from http://www.wisegeek.com/what-is-blue-energy.htm


nah, dah ngerti kan....
tapi klo disini disebutnya blue energy dibuat untuk pembangkit listrik...
terus buat bikin artificial membrannya butuh banyak biaya...

nah lo,si Joko Suprapto itu emang kepinteran ato gimana, bisa bikin blue energy buat gantiin BBM.....yah mudah2an aja Blue Energy-nya si Joko ini berhasil.....kan enak tuh ngga usah beli mahal - mahal, tinggal ngambil di laut,haha....



Blue Energy  

Tak banyak yang tahu, penemu bahan bakar blue energy yang sedang dikampanyekan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) ternyata berasal dari Nganjuk. Dia adalah Joko Suprapto, warga Desa Ngadiboyo, Kecamatan Rejoso.

Kemarin, tim uji coba kendaraan berbahan bakar tersebut mengunjunginya. Mereka dipimpin staf khusus Presiden SBY, Heru Lelono. Rombongan itu dalam perjalanan dari Cikeas, Bogor menuju Nusa Dua, Bali, tempat digelarnya United Nation Framework Conference on Climate Change (UNFCCC) 2007.

"Luar biasa. Ini mobil Mazda Six punya Patwal Mabes (Polri) yang bisa berkecepatan 240 kilometer per jam ini kami coba lari 180 kilometer per jam tanpa ada persoalan. Jadi, moga-moga apa yang kita uji coba ini benar-benar bermanfaat. Insya Allah," ujar Heru begitu turun dari Ford Ranger B 9648 TJ.

Untuk diketahui, pertemuan kemarin berlangsung di salah satu hotel di Nganjuk. Rombongan Heru tiba sekitar pukul 09.00. Mereka mengendarai lima unit kendaraan untuk menguji bahan bakar berbahan dasar air tersebut. Yakni, dua pikap double cabin Ford Ranger, satu sedan Mazda 6, satu bus, dan satu truk pengangkut blue energy.

Sebelumnya, rombongan dilepas oleh Presiden SBY, Minggu lalu, dari kediaman pribadinya di Cikeas, Bogor . Rencananya, blue energy itu juga akan dipamerkan kepada dunia dalam UNCFCCC atau Konferensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim di Nusa Dua, Bali .

"Kita ingin membuktikan kepada dunia internasional bahwa kita bukan bangsa kere yang terombang-ambing harga minyak dunia. Bangsa Indonesia bisa menemukan (bahan bakar, Red) sendiri," tandas Heru bangga.

Kepada puluhan wartawan yang sejak pagi menunggu kedatangan rombongan, Heru mengungkapkan bahwa bahan bakar hasil penelitian belasan tahun Joko itu sangat irit. "Sekitar satu lima belas (1 liter dibanding 15 kilometer, Red). Tadi kami mencatat, untuk menempuh 374,5 kilometer, hanya butuh 25 liter," tutur staf khusus Presiden bidang otonomi daerah itu.

Selain hemat dan mampu meningkatkan performa kendaraan, lanjut Heru, keunggulan bahan bakar tersebut adalah rendahnya emisi karbon yang dihasilkan. Ini sesuai dengan pesan UNFCCC yang digelar 3-14 Desember mendatang.

"Sudah dicoba sendiri oleh Bapak Presiden. Beliau kemarin sempat duduk di belakang knalpot bus ini sambil menciumi asapnya. Paspampres (pasukan pengamanan presiden) sempat kerepotan takut Presiden karacunan, tapi tidak. Coba saja," tantangnya.

Penasaran, Wakil Bupati Nganjuk Djaelani Ishaq yang kemarin ikut menyambut kedatangan rombongan langsung mencoba mencium asap dari moncong knalpot bus. "Sama sekali tidak ada baunya," kata Djaelani setelah berkali-kali setelah mengisap asap tersebut.

Ditemani Joko, Heru kemarin juga mengungkapkan bahwa untuk memakai blue energy, mesin tidak perlu dimodifikasi. "Sama sekali tidak perlu ada modifikasi apa-apa. Ini kami bawa mobil berlainan tahun, semua bisa pakai," tandasnya.

Bahkan, lanjut Heru, ada yang sebelumnya menggunakan solar dan di tengah jalan langsung diganti 100 persen dengan blue energy. "Mobilnya malah semakin tidak ada getaran," lanjutnya bangga.

Sementara itu, Joko Suprapto yang selama ini terkesan misterius soal kedekatannya dengan SBY, kemarin mulai blak-blakan. Terutama soal aktivitasnya sebagai peneliti dan penemu blue energy. Dia bahkan sempat sedikit membeber teknologi yang mulai ditelitinya sejak 2001.

"Intinya adalah pemecahan molekul air menjadi H plus dan O2 min. Ada katalis dan proses-proses sampai menjadi bahan bakar dengan rangkaian karbon tertentu," terang peneliti yang mengaku banyak mengambil ide dari Alquran itu.

Untuk mesin dengan bahan bakar premium, solar, premix, hingga avtur, Joko mengaku telah menyiapkan bahan bakar pengganti sesuai dengan mesinnya. "Tinggal mengatur jumlah rangkaian karbonnya. Mau untuk mesin bensin, solar, sampai avtur ya sudah ada," kata ayah enam anak itu.

Yang menarik, bahan dasar air yang digunakan adalah air laut. "Kalau air tanah bisa menyedot ribuan atau jutaan meter kubik. Kasihan masyarakat, paling bagus nanti bahannya air laut," terang pria yang selalu menyembunyikan identitasnya, termasuk almamater tempatnya meraih gelar insinyur, itu.



Sumber: JAWA POS Jumat, 30 Nov 2007

Design by Shinichi Mibu